July 1st, 2010 by admin
namanya Hariyanto,tinggalnya di tebet,jujur aku sndiri bukan hafal2 skali silsilah antara aku dgnnya hanya saja yg kutahu jelas alm masih kluarga dr eyang utiku (ibu dr bapakku) siapapun dia,terlepas spt apa hubunganku dgnnya,aku dan sepupu2ku yg lain psti akur bahwa rumah eyang Hariyanto di tebet adalah salah satu basecamp kami setiap lebaran atau acara2 kluarga….well,missed tht [...] selengkapnya »
June 30th, 2010 by admin
aku sudah lupa, lupa rasanya sedih, lupa rasanya lara hati, semua rasanya sama saja, kesenangan,kesedihan,kemarahan,kesakitan, ah,semua sudah nampak sama saja buatku, rasa2 itu datang tak pernah diundang, namun satu yg pasti bahwa rasa2 itu pasti akan berlalu juga, menangisi saat org yg kusayang pergi, mentertawakan kebahagiaan saat rejeki datang, memarahi keadaan yg sedang tak berpihak padaku, sudahlah… segala ekspresi itu wajar, pelangi kehidupan setiap org berbeda2 warnanya, namun pelangi [...] selengkapnya »
May 25th, 2010 by deniya
kodrat wanita banyaklah mengalah, mengalah dlm arti menunjukkan kekuatannya nyata, menjadi kekuatan di sebalik tabir dunia, namun tetap menjadi nadi berputarnya dunia, saat wanita tlah menjadi lebih perkasa kini, patutkah dipersalahkan? tiada pernah ada ego bermain pd nya dgn sepenuhnya, walau kuasanya dpt menaklukkan dunia ini, dan aku pun bangga dilahirkan sbagai wanita, ternyata wanita mampu menyetarakan dirinya kini, dlm kelemah-lembutan tersimpan kekuatan, dlm manisnya dpt [...] selengkapnya »
May 25th, 2010 by deniya
ada yang tersimpan, di sebalik raut wajah tampanmu, di sebalik senyum manismu, aku pun tak tahu apa itu tersimpan hingga menyelimutimu, jauh semakin jauh dari titik keberadaanmu, tak ada yg dpt menjangkaunya, aku pun tak pasti apa itu resahmu itu, memanggilku dan menemukanku, tuk berusaha masuk menyejukanmu, aku pun tak mengerti apa itu marilah kurangkul dirimu, ijinkanku menembus ruang tak berbatas itu, di sebalik tabirmu tersimpan kasih, besarnya kasihmu kan [...] selengkapnya »
May 25th, 2010 by deniya
waktu… detik demi detik begitu berarti, tak dpt berhenti kecuali ketika kita mati, pemberianNya yg tak pernah dpt dibayar, saat tlah berputar maka tak kembali lagi, waktu… begitu bermakna dan tak mampu terlukis kata, maka kita lah yg kan menulisnya dgn makna, apakah sudah bijak kita menuliskannya? waktu berputar,keabadian pun teruji, maka tergambar bahwa abadi itu tak pasti, teman dpt menjadi lawan, miskin tiba2 kaya, suka berubah menjadi [...] selengkapnya »
May 24th, 2010 by deniya
I MISS YOU,MOM!!! hey mam, kita udh ga ketemu 5thn, sptnya br kemarin kita bercengkrama bersama, waktu trasa berlari begitu cepatnya, yup i still miss u,mom kangen masa2 tak pernah tahu akan peritnya hidup, kangen masa2 kau slalu manjakanku, ternyata aku goyah tanpamu, dan tetap rasa rindu ini slalu menggelitikku, namun berulang kali pun kutepiskan, mencoba untuk pura2 lupa, desiran hati dan air mata slalu hadir saat [...] selengkapnya »
May 24th, 2010 by deniya
saat beban terasa berat, kemanakah kita harus melepaskannya? ada orang yg dpt mendengarkan kita, sudikah orang menerima curahan hati kita? saat beban menyesakkan dada, haruskah kita berdiam diri saja? atau meluahkan yg kita rasa?? ah sebaiknya kupilih diam dlm keheningan saja, aku tak suka membebani orang2 yg kucintai, sahabat sejati adalah diri ini sendiri, biarkan diri sejati yg menemaniku, karena diri sejati tak akan menghakimi, diri sejati [...] selengkapnya »
May 24th, 2010 by deniya
wahai malam… malam2 sepi tetap menemaniku, dengan setia tak kenal lelah, tanpa suara dan tanpa kata, mengais makna hari tiada henti, anugrah terindah dari Sang Pencipta, dalam heningku, ada suara hati bersautan tiada henti, terdengar namun tak bersuara, tapi perlahan2 kumengerti, sang diri menuntunku menepati janjinya, bahwa tak kan pernah biarkanku sendiri, hening tanpa kata tapi tak pernah sepi, karena hening memecahkan seribu makna, hanya terpesona tiada henti, bahwa janji [...] selengkapnya »
May 23rd, 2010 by deniya
saya mengerti tanpa berkata2 tapi apakah pengertian saya itu benar? ah saya tidak peduli itu karena saya adalah saya tanpa alasanpun saat terbentur realita, saya rela tuk berdiam jika harus, hanya suara kebenaran saja yg ada, sekalipun keras tapi tidak akan ragu tuk saya suarakan, saya cinta damai, belajar untuk diam adalah langkah saya, tuk tetap menjaga damai ini, tanpa berkata,saya nikmati indahnya, dan saya tak ingin [...] selengkapnya »
« Previous Page


